Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah Gelar FGD Peninjauan Kurikulum Program Studi Profesi Dokter Bersama Rumah Sakit Pendidikan

Padang – Dalam upaya mewujudkan pendidikan kedokteran yang berkualitas dan selaras dengan perkembangan ilmu pengetahuan, kebutuhan pelayanan kesehatan, serta regulasi pendidikan kedokteran nasional, Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah (FK UNBRAH) menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) Peninjauan Kurikulum Program Studi Profesi Dokter yang melibatkan seluruh mitra rumah sakit pendidikan. Kegiatan ini menjadi salah satu agenda strategis dalam proses evaluasi dan penyempurnaan kurikulum agar tetap relevan dengan dinamika dunia kesehatan dan mampu menghasilkan lulusan dokter yang kompeten, profesional, dan berintegritas.

FGD yang berlangsung di lingkungan Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah ini dihadiri oleh Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah, Wakil Dekan, Ketua dan Sekretaris Program Studi, Ketua Komkordik RSUD Mohammad Natsir Solok beserta tim, Ketua Komkordik RSUD Achmad Mochtar Bukittinggi beserta tim, Ketua Kordik Rumah Sakit Islam Siti Rahmah Padang beserta tim, Ketua Medical Education Unit (MEU) beserta tim, para pengamat kegiatan, serta panitia pelaksana.

Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah menegaskan bahwa peninjauan kurikulum merupakan bagian dari siklus peningkatan mutu yang harus dilakukan secara berkala sebagai bentuk tanggung jawab institusi dalam menjaga kualitas pendidikan dokter.

“Kurikulum bukanlah dokumen yang bersifat statis, tetapi harus terus dievaluasi dan disempurnakan sesuai dengan perkembangan ilmu kedokteran, teknologi kesehatan, kebutuhan masyarakat, serta regulasi yang berlaku. Karena itu, masukan dari rumah sakit pendidikan sebagai mitra utama dalam proses pembelajaran klinik menjadi sangat penting. Kami berharap melalui forum ini dapat terbangun kesepahaman dan sinergi yang semakin kuat untuk menghasilkan lulusan dokter yang memiliki kompetensi akademik, keterampilan klinis, profesionalisme, serta nilai-nilai etik yang tinggi,” ungkap Dekan.

Beliau juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh rumah sakit pendidikan yang selama ini telah menjadi mitra aktif dalam mendukung penyelenggaraan Program Studi Profesi Dokter. Menurutnya, kolaborasi yang erat antara fakultas dan rumah sakit pendidikan merupakan fondasi utama dalam menciptakan lingkungan pembelajaran klinik yang berkualitas serta mampu memberikan pengalaman belajar yang optimal bagi mahasiswa profesi dokter.

Sementara itu, Ketua Medical Education Unit (MEU) menjelaskan bahwa FGD ini merupakan wadah untuk menghimpun berbagai masukan dari seluruh pemangku kepentingan terhadap implementasi kurikulum yang telah berjalan. Evaluasi yang dilakukan tidak hanya berfokus pada dokumen kurikulum, tetapi juga pada pelaksanaan pembelajaran klinik di wahana pendidikan, sistem pembimbingan, metode asesmen, serta pencapaian kompetensi mahasiswa selama menjalani pendidikan profesi.

“Melalui forum ini kami ingin memperoleh umpan balik yang komprehensif dari seluruh rumah sakit pendidikan mengenai pelaksanaan kurikulum di lapangan. Setiap masukan menjadi bahan yang sangat berharga untuk menyempurnakan kurikulum sehingga lebih adaptif, implementatif, dan mampu menjawab tantangan pelayanan kesehatan di masa depan. Harapannya, kurikulum yang dihasilkan benar-benar mampu mendukung tercapainya kompetensi lulusan sesuai standar nasional pendidikan kedokteran,” jelas Ketua MEU.

Diskusi yang berlangsung secara interaktif membahas berbagai aspek penting dalam penyelenggaraan pendidikan profesi dokter, mulai dari kesesuaian capaian pembelajaran lulusan (learning outcomes), efektivitas rotasi klinik, penguatan pembelajaran berbasis kompetensi, sistem supervisi dan pembimbingan mahasiswa, metode penilaian, hingga evaluasi terhadap implementasi kurikulum di setiap rumah sakit pendidikan. Para peserta juga menyampaikan pengalaman selama mendampingi mahasiswa di wahana klinik, berbagai tantangan yang dihadapi, serta usulan perbaikan yang dapat diterapkan pada kurikulum berikutnya.

Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah dengan seluruh rumah sakit pendidikan dalam menyelenggarakan pendidikan profesi dokter. Kolaborasi yang terjalin diharapkan mampu menghasilkan proses pembelajaran klinik yang semakin efektif, terstandar, dan berorientasi pada peningkatan mutu pelayanan kesehatan.

Melalui FGD Peninjauan Kurikulum Program Studi Profesi Dokter ini, Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pengembangan kurikulum secara berkelanjutan melalui pendekatan yang partisipatif dan berbasis kebutuhan. Rekomendasi yang dihasilkan dari forum ini akan menjadi landasan dalam penyempurnaan kurikulum sehingga mampu menghasilkan dokter yang unggul, adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, memiliki profesionalisme yang tinggi, serta siap memberikan pelayanan kesehatan yang bermutu bagi masyarakat.

📸 Dokumentasi Kegiatan

Translate »
WordPress Appliance - Powered by TurnKey Linux