
Padang, 23 Juli 2026 – Medical Education Unit (MEU) Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah menyelenggarakan Rapat Pleno Penyusunan Meso Kurikulum Program Studi Kedokteran dan Program Studi Pendidikan Profesi Dokter Tahun 2026. Kegiatan ini merupakan tahap lanjutan dalam pengembangan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE) untuk menghasilkan lulusan dokter yang kompeten, profesional, serta adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan kebutuhan masyarakat. Dokumen meso kurikulum disusun oleh tim yang diketuai oleh dr. Resti Rahmadika Akbar, M.Pd.Ked bersama Tim Medical Education Unit Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah.
Rapat pleno membahas secara komprehensif penyempurnaan struktur kurikulum, mulai dari penyusunan tujuan umum dan tujuan khusus setiap modul, pemetaan capaian pembelajaran, integrasi topik longitudinal, penetapan keterampilan klinik dasar, hingga perhitungan beban studi (SKS) berdasarkan metode pembelajaran seperti tutorial, pleno, kuliah, praktikum, community-based learning, dan project-based learning.
Salah satu fokus utama dalam pembahasan adalah penyelarasan isi kurikulum dengan perkembangan pendidikan kedokteran nasional melalui penyusunan modul-modul yang lebih terintegrasi. Beberapa modul baru maupun yang disempurnakan meliputi Pengantar Pembelajaran Kedokteran, Sel dan Biomolekuler, Sistem Organ, Keterampilan Klinik Dasar, Metodologi Kesehatan dan Riset, Kedokteran Keluarga, Etika Kedokteran, Praktik Ibadah, hingga berbagai modul elektif seperti Terapi Komplementer, Kesehatan Mental, dan Tanggap Darurat. Seluruh modul dirancang dengan mengintegrasikan ilmu dasar, ilmu klinik, keterampilan profesional, komunikasi, penelitian, serta nilai-nilai Islam dan akhlakul karimah sebagai ciri khas Universitas Baiturrahmah.
Selain itu, tim juga melakukan penyelarasan topik longitudinal sehingga pembelajaran keterampilan klinik berlangsung secara bertahap dari semester awal hingga akhir. Integrasi ini diharapkan mampu memperkuat kemampuan clinical reasoning, komunikasi efektif, profesionalisme, penelitian, keselamatan pasien, serta pelayanan kesehatan primer yang menjadi kompetensi utama lulusan dokter.
Ketua Medical Education Unit, dr. Resti Rahmadika Akbar, M.Pd.Ked, menyampaikan bahwa penyusunan meso kurikulum merupakan tahapan penting untuk memastikan seluruh modul pembelajaran memiliki keterkaitan yang kuat dengan capaian pembelajaran lulusan serta kebutuhan pelayanan kesehatan masa depan.
“Meso kurikulum menjadi jembatan antara peta kurikulum dengan implementasi pembelajaran di setiap modul. Melalui rapat pleno ini, kami memastikan seluruh materi, strategi pembelajaran, metode asesmen, dan pengalaman belajar mahasiswa tersusun secara sistematis, terintegrasi, serta selaras dengan standar pendidikan kedokteran nasional dan visi Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah.”
Rapat pleno berlangsung secara aktif dengan melibatkan seluruh tim penyusun kurikulum melalui diskusi dan telaah mendalam terhadap setiap modul. Hasil pembahasan akan menjadi dasar penyempurnaan dokumen Meso Kurikulum Program Studi Kedokteran dan Program Studi Pendidikan Profesi Dokter Tahun 2026 sebelum ditetapkan sebagai pedoman pelaksanaan proses pembelajaran di Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah
📸 Dokumentasi Kegiatan
