
Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah menyelenggarakan kegiatan Kuliah Tamu bertajuk “Medicine Beyond the Hospital: Lessons in Leadership, Readiness, and Resilience from Military Medicine”. Kegiatan ini menghadirkan narasumber internasional, Major General (R) Professor Dato’ Dr. Mohd Zin Bin Bidin, MD, MPH, MScCTM, MScEBM, FACTM (Hons), FAOEMM, FFTM, FPHMM, FFOM, dan FAMM, yang saat ini menjabat sebagai Dean, Faculty of Medicine, Nursing & Health Sciences, SEGi University, Malaysia.
Kegiatan Kuliah Tamu ini dimoderatori oleh Assoc. Prof. Apt. Dessy Abdullah, Ph.D., dosen sekaligus Ketua Unit Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (UPPM) Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah.
Sebelum pelaksanaan Kuliah Tamu, Professor Dato’ Dr. Mohd Zin Bin Bidin bersama tim terlebih dahulu melakukan kunjungan ke Rumah Sakit Pendidikan Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah, yaitu Rumah Sakit Islam Siti Rahmah. Kunjungan tersebut menjadi kesempatan untuk melihat secara langsung lingkungan rumah sakit pendidikan serta mengenal lebih dekat fasilitas dan pelayanan kesehatan yang mendukung proses pendidikan kedokteran di FK Unbrah.
Kegiatan kemudian diawali dengan sambutan dari Wakil Dekan I Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah, Dr. dr. Debie Anggraini, Sp.PK. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi atas kehadiran narasumber dan berharap Kuliah Tamu ini dapat memberikan wawasan serta pengalaman internasional bagi mahasiswa, khususnya dalam memahami perkembangan, tantangan, dan tanggung jawab profesi kedokteran.
Dalam pemaparannya, Professor Dato’ Dr. Mohd Zin Bin Bidin membahas perspektif kedokteran militer yang dapat menjadi pembelajaran penting bagi dunia kedokteran secara luas. Materi tersebut menitikberatkan pada tiga aspek utama, yaitu kepemimpinan (leadership), kesiapsiagaan (readiness), dan ketangguhan (resilience). Ketiga aspek tersebut merupakan kompetensi penting yang harus dimiliki seorang dokter dalam menghadapi berbagai tantangan, termasuk situasi darurat, tekanan pekerjaan, serta kondisi pelayanan kesehatan yang tidak selalu dapat diprediksi.
Melalui perspektif kedokteran militer, mahasiswa diajak memahami bahwa profesi dokter tidak hanya menuntut penguasaan ilmu pengetahuan dan keterampilan klinis, tetapi juga kemampuan mengambil keputusan secara tepat, bekerja dalam tim, beradaptasi dengan perubahan, serta tetap memberikan pelayanan terbaik dalam kondisi yang sulit.
Dalam sesi refleksi yang dipandu oleh moderator, Assoc. Prof. Apt. Dessy Abdullah, Ph.D., disampaikan bahwa menjadi dokter bukan hanya tentang seberapa banyak ilmu yang dikuasai, seberapa tinggi gelar yang dimiliki, atau di mana praktik kedokteran dijalankan. “Menjadi dokter juga berarti memiliki kesiapan untuk bertanggung jawab, keberanian mengambil keputusan yang tepat, kemampuan bekerja bersama, serta ketangguhan untuk tetap melayani dalam situasi yang sulit,” ungkap moderator.
Assoc. Prof. Apt. Dessy juga menyampaikan tiga kalimat reflektif yang merangkum esensi materi Kuliah Tamu tersebut: “Leadership gives us direction, Readiness enables us to act, Resilience sustains us through adversity.”
Lebih lanjut, Assoc. Prof. Apt. Dessyr menegaskan bahwa di atas ketiga nilai tersebut, terdapat satu hal yang menjadi landasan utama profesi kedokteran, yaitu compassion atau kepedulian. “Namun, di atas semuanya, compassion atau kepedulianlah yang memberikan tujuan bagi profesi kedokteran kita.
Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa keberhasilan seorang dokter tidak hanya diukur dari kemampuan akademik, keahlian klinis, maupun pencapaian profesional, tetapi juga dari kepedulian, empati, dan kemanusiaan dalam memberikan pelayanan kepada pasien dan masyarakat.
Kuliah Tamu berlangsung interaktif dengan adanya sesi diskusi dan tanya jawab. Mahasiswa menunjukkan antusiasme dengan mengajukan berbagai pertanyaan seputar kepemimpinan dalam dunia medis, kesiapan menghadapi situasi kritis, pengalaman kedokteran militer, serta upaya membangun ketangguhan dalam menjalankan profesi kedokteran. Interaksi ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk memperoleh wawasan secara langsung dari pengalaman dan perspektif narasumber.
Melalui kegiatan ini, Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah berharap mahasiswa tidak hanya menjadi calon dokter yang unggul dalam penguasaan ilmu pengetahuan dan keterampilan klinis, tetapi juga memiliki jiwa kepemimpinan, kesiapsiagaan, ketangguhan, serta kepedulian terhadap sesama.
Penyelenggaraan Kuliah Tamu ini sekaligus menjadi wujud komitmen Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah dalam memperluas wawasan akademik, membangun jejaring internasional, serta mempersiapkan lulusan dokter yang profesional, berintegritas, tangguh, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan.
Berikut Dokumentasi Kegiatan
