
Dalam rangka Dies Natalis ke-33 Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah, Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah menyelenggarakan Kuliah Umum bertajuk “The Doctorpreneur Mindset: Inovasi, Kepemimpinan, dan Akhlakul Karimah untuk Dokter Masa Depan.” Kegiatan yang diikuti oleh mahasiswa, dosen, dan sivitas akademika ini menjadi salah satu rangkaian Dies Natalis yang bertujuan memperkuat wawasan akademik, menumbuhkan jiwa kepemimpinan, semangat inovasi, kewirausahaan, serta pembentukan karakter yang berlandaskan nilai-nilai akhlakul karimah bagi calon dokter di masa depan.
Kegiatan diawali dengan sambutan dari Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah, dr. Yuri Haiga, Sp.N., AIFO-K. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa tema kuliah umum tahun ini dipilih sebagai bentuk komitmen Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah dalam mempersiapkan lulusan yang tidak hanya unggul dalam kompetensi akademik dan keterampilan klinis, tetapi juga memiliki jiwa kepemimpinan, mampu berinovasi, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta memiliki karakter yang berlandaskan akhlakul karimah.
Beliau juga menegaskan bahwa tantangan dunia kesehatan saat ini menuntut seorang dokter untuk memiliki kemampuan yang lebih luas, tidak hanya sebagai tenaga medis, tetapi juga sebagai pemimpin, inovator, bahkan entrepreneur yang mampu menciptakan solusi di bidang kesehatan tanpa meninggalkan nilai-nilai etika profesi dan moral. Oleh karena itu, melalui kuliah umum ini diharapkan mahasiswa dapat memperoleh inspirasi sekaligus motivasi dari para narasumber yang telah sukses di bidangnya masing-masing.
Kuliah umum tersebut menghadirkan tiga narasumber inspiratif, yaitu Prof. Dr. Dr. dr. Eka J. Wahjoepramono, Sp.BS(K)., Ph.D, dr. Lely Marlini, Sp.DVE., FINSDV, dan Ustadz Akmal Ahmad, S.Si. Ketiga narasumber membagikan pengalaman, ilmu pengetahuan, serta pandangan mengenai pentingnya inovasi, kepemimpinan, kewirausahaan, dan pembentukan karakter bagi tenaga medis di era modern.
Pada sesi pertama yang dimoderatori oleh dr. Alief Dhuha, Ph.D, narasumber pertama Prof. Dr. Dr. dr. Eka J. Wahjoepramono, Sp.BS(K)., Ph.D, yang merupakan Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Pelita Harapan (UPH), menyampaikan materi berjudul “The Science of Adaptability: How Neuroplasticity Shapes Leadership and Cognitive Flexibility in Medical Professionals.”
Dalam pemaparannya, Prof. Eka menjelaskan bahwa neuroplastisitas merupakan kemampuan otak untuk membentuk koneksi baru sehingga seseorang mampu beradaptasi terhadap berbagai perubahan. Menurutnya, kemampuan tersebut menjadi modal penting bagi tenaga medis dalam menghadapi perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi kesehatan, serta dinamika pelayanan kesehatan yang semakin kompleks. Dokter yang mampu berpikir fleksibel dan terus belajar akan lebih siap menjadi pemimpin yang mampu mengambil keputusan secara tepat, membangun kolaborasi, serta menciptakan inovasi dalam pelayanan kesehatan.
Sesi pertama kemudian dilanjutkan oleh dr. Lely Marlini, Sp.DVE., FINSDV, alumni Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah yang kini sukses sebagai dokter spesialis dermatologi, venereologi, dan estetika, sekaligus pemilik klinik kecantikan dan pengembang produk skincare. Dalam materinya yang berjudul “From Clinic to Corporate: My Journey of Building a Business,” dr. Lely membagikan kisah perjalanan kariernya mulai dari membuka praktik hingga berhasil membangun bisnis di bidang kesehatan dan kecantikan.
Beliau menekankan bahwa seorang dokter memiliki peluang besar untuk berkembang sebagai doctorpreneur, yaitu dokter yang mampu menggabungkan kompetensi medis dengan jiwa kewirausahaan. Menurutnya, inovasi, keberanian mengambil peluang, kemampuan membangun tim, serta integritas merupakan faktor penting dalam membangun usaha yang tetap menjunjung tinggi etika profesi kedokteran. Pengalaman tersebut menjadi motivasi bagi mahasiswa untuk terus berkarya dan menciptakan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat.
Pada sesi kedua, kegiatan menghadirkan Ustadz Akmal Ahmad, S.Si. dengan moderator Muhammad Rizki Saputra, S.Si., M.Si. yang membawakan materi “Menjaga Fitrah di Era Modern: Strategi Preventif dan Pendampingan terhadap Fenomena LGBT di Kalangan Mahasiswa.”
Dalam penyampaiannya, Ustadz Akmal mengajak mahasiswa untuk senantiasa menjaga fitrah, memperkuat nilai-nilai keimanan, serta membangun karakter yang kokoh di tengah perkembangan zaman yang semakin dinamis. Beliau menjelaskan pentingnya peran keluarga, lingkungan kampus, serta pembinaan spiritual dalam membentuk pribadi mahasiswa yang berintegritas dan berakhlakul karimah. Menurutnya, keseimbangan antara kecerdasan intelektual, emosional, dan spiritual merupakan fondasi penting dalam mencetak tenaga kesehatan yang profesional sekaligus berkarakter.
Setelah seluruh materi disampaikan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi interaktif yang berlangsung dengan antusias. Mahasiswa memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berdialog langsung dengan para narasumber mengenai kepemimpinan, pengembangan karier sebagai doctorpreneur, tantangan dunia kedokteran di era modern, hingga pentingnya menjaga nilai-nilai akhlakul karimah dalam menjalankan profesi sebagai dokter.
Melalui penyelenggaraan kuliah umum dalam rangka Dies Natalis ke-33 Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah ini, diharapkan seluruh peserta memperoleh wawasan baru serta inspirasi untuk menjadi dokter yang tidak hanya unggul dalam kompetensi akademik dan klinis, tetapi juga memiliki jiwa kepemimpinan, mampu berinovasi, berdaya saing global, serta senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai akhlakul karimah sebagai landasan dalam mengabdikan diri kepada masyarakat.
Selain rangkaian kuliah umum, panitia Dies Natalis ke-33 Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah juga mengumumkan pemenang Lomba Video Promosi Fakultas Kedokteran yang diikuti oleh mahasiswa. Kompetisi ini diselenggarakan sebagai wadah kreativitas mahasiswa dalam mempromosikan Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah melalui media digital dengan menampilkan berbagai keunggulan, fasilitas, serta kehidupan akademik di lingkungan kampus.
Pengumuman pemenang diawali dengan penyerahan penghargaan kepada Video Terfavorit, yang ditentukan berdasarkan dukungan dan interaksi masyarakat melalui media sosial. Selanjutnya diumumkan para pemenang Juara III, Juara II, dan Juara I sebagai karya terbaik berdasarkan hasil penilaian dewan juri yang mempertimbangkan aspek kreativitas, orisinalitas, kualitas visual, penyampaian pesan, serta kesesuaian dengan tema perlombaan. Penyerahan hadiah dan piagam penghargaan berlangsung meriah serta disambut antusias oleh seluruh peserta yang hadir.
Melalui kompetisi ini, Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah berharap mahasiswa semakin terdorong untuk mengembangkan kreativitas, kemampuan komunikasi digital, serta rasa bangga terhadap almamater. Selain menjadi ajang kompetisi, lomba video promosi ini juga menjadi media efektif dalam memperkenalkan Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah kepada masyarakat luas melalui karya-karya inovatif yang dibuat oleh mahasiswa.
Berikut Dokumentasi Kegiatan
