Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah Gelar Workshop Borang Kualitatif 8 Kriteria

Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah (FK UNBRAH) menyelenggarakan Workshop Borang Kualitatif pada Selasa, 27 Januari, bertempat di Ruang Pleno Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah. Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah strategis fakultas dalam memperkuat pemahaman serta kesiapan seluruh sivitas akademika terhadap penerapan Instrumen Akreditasi Kualitatif 8 Kriteria, yang menekankan pada mutu proses, tata kelola, dan keberlanjutan tridharma perguruan tinggi.

Workshop ini diikuti oleh seluruh unsur pimpinan dan sivitas akademika Fakultas Kedokteran, mulai dari Dekan, Wakil Dekan, Kepala Bagian, Kepala Unit, Ketua dan Sekretaris Program Studi Kedokteran dan Profesi Dokter, Ketua dan Sekretaris BAPEM, Ketua dan Sekretaris Unit, Kepala Tata Usaha, Kepala Subbagian, dosen, tenaga kependidikan, hingga mahasiswa. Keterlibatan seluruh elemen ini mencerminkan semangat kolaboratif dan keseriusan fakultas dalam membangun budaya mutu yang terintegrasi dan berkelanjutan.

Pelaksanaan workshop dibagi ke dalam dua sesi utama, yaitu sesi pertama yang melibatkan mahasiswa dan sesi kedua yang melibatkan dosen serta tenaga kependidikan. Pembagian sesi ini bertujuan agar setiap kelompok mendapatkan pemahaman yang komprehensif dan kontekstual sesuai dengan peran masing-masing dalam mendukung pelaksanaan kurikulum dan pemenuhan instrumen akreditasi. Melalui pendekatan ini, diharapkan seluruh sivitas akademika memiliki kesamaan persepsi dalam menerapkan standar mutu pendidikan kedokteran.

Kegiatan secara resmi dibuka oleh Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah, dr. Yuri Haiga, Sp.N. Dalam sambutannya, Dekan menegaskan bahwa akreditasi kualitatif bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan merupakan instrumen evaluasi menyeluruh terhadap kualitas penyelenggaraan pendidikan. beliau menyampaikan bahwa budaya mutu harus diwujudkan melalui konsistensi pelaksanaan tridharma perguruan tinggi, keterbukaan dalam evaluasi, serta perbaikan berkelanjutan yang melibatkan seluruh unsur fakultas, termasuk mahasiswa.

Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh narasumber dr. Yuri Haiga, Sp.N dan dr. Resti Rahmadika Akbar, M.Pd.Ked. Dalam pemaparannya, dr. Resti Rahmadika Akbar, M.Pd.Ked. menjelaskan secara komprehensif mengenai Instrumen Akreditasi Kualitatif 8 Kriteria, yang meliputi Visi, Misi, Tujuan, dan Strategi; Kurikulum; Penilaian; Mahasiswa; Dosen, Tenaga Kependidikan, Penelitian, dan Pengabdian kepada Masyarakat; Sarana, Prasarana Pendidikan, dan Keuangan; Penjaminan Mutu; serta Tata Kelola dan Administrasi. Ia menekankan bahwa setiap kriteria saling terkait dan harus diimplementasikan secara konsisten dalam seluruh proses akademik dan nonakademik.

Secara khusus, dr. Resti memaparkan beberapa kriteria di antaranya Kriteria 2 tentang Kurikulum, terutama pada Sub Kriteria 2.1 Capaian Pembelajaran. Ia menjelaskan bahwa capaian pembelajaran lulusan dan mata kuliah dirancang melalui proses yang terstruktur dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, seperti dosen, mahasiswa, alumni, pengguna lulusan, serta organisasi profesi. Capaian pembelajaran tersebut diselaraskan dengan kebutuhan karier lulusan di masyarakat serta disesuaikan dengan konteks sosial dan permasalahan kesehatan wilayah, sehingga lulusan diharapkan memiliki kompetensi akademik, profesional, dan sosial yang seimbang.

Sementara itu, dr. Yuri Haiga, Sp.N dalam paparannya menyoroti Kriteria 5, yang mencakup kebijakan penetapan dosen, kinerja dan perilaku dosen, pengembangan profesional berkelanjutan, serta pengembangan tenaga kependidikan. beliau juga menekankan pentingnya keselarasan kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dengan visi dan unggulan program studi. Menurutnya, integrasi tridharma perguruan tinggi menjadi kunci dalam menghasilkan lulusan yang unggul dan berdaya saing, sekaligus mendukung keberhasilan akreditasi institusi.

Workshop ini juga diisi dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung interaktif antara narasumber dengan dosen dan tenaga kependidikan. Salah satu pertanyaan disampaikan oleh Ketua BAPEM dr. Prima Adelin, Sp.PK terkait strategi fakultas dalam memastikan kesinambungan antara hasil penelitian, pengabdian dosen, dan capaian pembelajaran mahasiswa agar berdampak nyata terhadap mutu lulusan. Pertanyaan tersebut dijawab dengan penekanan pada pentingnya integrasi kegiatan tridharma ke dalam kurikulum, evaluasi berkala, serta pelibatan aktif mahasiswa dalam penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Sebagai penutup, kegiatan workshop ditandai dengan sesi foto bersama seluruh peserta dan narasumber. Melalui kegiatan ini, Fakultas Kedokteran Universitas Baiturrahmah berharap seluruh sivitas akademika memiliki pemahaman yang utuh dan komitmen bersama dalam menerapkan instrumen akreditasi kualitatif, sehingga mampu mendorong peningkatan mutu pendidikan kedokteran secara berkelanjutan dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Berikut Dokumentasi Kegiatan

Translate ยป
WordPress Appliance - Powered by TurnKey Linux